Ketika Cinta Berubah Jadi Benci Katanya, cinta itu lawan dari benci. Benci lawan dari cinta. Antara cinta dan benci, saling berlawan-lawanan. Hubungan cinta dan benci yang seperti ini, perlu diselidiki. Apakah seperti hubungan antara malam dan siang? Atau laki dan perempuan? Jangan-jangan seperti benar dan salah: Bahwa cinta adalah benar, dan oleh karena itu, benci adalah salah. Apakah cinta itu baik, dan benci itu buruk? Ketika Anas Urbaningrum mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, kita tidak tahu apa perasaannya terhadap partai politik yang melambungkan namanya ini. Di berbagai kesempatan, dia selalu bilang bahwa perjuangan demokrasi harus terus ditegakkan. Ini berarti Anas cinta demokrasi. Kita pun yakin, Anas benci terhadap orang-orang yang “telah mendongkelnya”. Hati Anas, kalau begitu, terdiri dari cinta dan benci sekaligus. Cinta Anas pada satu obyek, kebenciannya pada obyek yang lain. Ketika KPSI dan PSSI bersatu, kita cinta timnas dan persepakbola...